Selamat bekerja..
Jumat, 19 Mei 2017
Resume Karekteristik Memori
Untuk siswa kelas X TJA TP.2016/2017, silahkan unduh materi / resume Karakteristik Memori dengan Klik Disini.
Sabtu, 13 Oktober 2012
HAL YANG TIDAK BISA DIKATAKAN ABI
Yang tidak bisa
dikatakan oleh Abi
Assalamu’alaikum wr wb
Biasanya bagi anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang
bekerja di perantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar
negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya……
Akan sering merasa kangen sekali dengan Uminya.. lalu
bagaimana dengan Abi?
Mungkin karena Umi lebih sering menelepon untuk menanyakan
keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Abilah yang
memperingatkan Umi untuk meneleponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Umilah yang lebih sering
mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang abi
bekerja dan dengan wajah lelah Abi selalu menanyakan pada Umi tentang kabarmu
dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saaat dirimu masih seorang anak perempuan kecil….. Abi
biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda, dan setelah Abi menganggapmu
bisa, Abi akan melepaskan roda bantu di sepedamu..
Kemudian Umi bilang : “jangan dulu Abi, jangan dilepas dulu
roda bantunya” Umi takut putri manisnya
terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu? Bahwa Abi dengan yakin akan
membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena
dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan
yang baru, Umi menatapmu iba. Tetapi Abi akan mengatakan dengan tegas : “
Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”, tahukah kamu, Abi melakukan itu
karena Abi tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang
selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Abi yang terlalu khawatir,sampai
kadang sedikit membentak dengan berkata : “ Sudah dibilang, kamu jangan minum
air dingin!. Berbeda dengan Umi yang memperhatikan dan menasehatimu dengan
lembut. Ketahuilah, saat itu Abi benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak dewasa…. Kamu mulai menuntut pada
Abi untuk dapat izin keluar malam, dan Abi bersikap tegas dan mengatakan :
“Tidak Boleh!!”. Tahukah kamu, bahwa Abi melakukan itu untuk menjagamu? Karena
bagi Abi, kamu adalah sesuatu yang sangat-sangat luar biasa berharga.. setelah
itu kamu marah pada Abi, dan masuk kekamar sambil membanting pintu… dan yang
datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak
marah adalah Umi… tahukah kamu, bahwa saaat itu Abi memejamkan matanya
dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa Abi sangat ingin mengikuti
keinginanmu, tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering meneleponmu, atau
bahkan datang kerumah untuk menemuimu, Abi akan memasang wajah paling cool
sedunia….. Abi sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol
berdua di ruang tamu… sadarkah kamu kalau hati Abi merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Abi melonggarkan
sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar
jam malamnya. Maka yang dilakukan Abi adalah duduk di ruang tamu, dan menunggu
kamu pulang dengan hati yang sangat khawatir… dan setelah perasaan khawatir itu
berlarut-larut…. Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Abi akan
mengeras dan Abi memarahimu…
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang sangat ditakuti Abi
akan segera datang?? “ Bahwa putri kecilnya akan pergi meninggalkan Abi”
Setelah kamu lulus SMA, Abi akan sedikit memaksamu untuk
menjadi seorang dokter atau insinyur. Ketahuilah bahwa seluruh paksaan yang
dilakukan Abi itu semata-mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti….
Tapi toh Abi tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu
tidak sesuai dengan keinginan Abi. Ketika kamu menjadi gadis dewasa… dan kamu
harus pergi kuliah dikota lain.. Abi harus melepasmu di bandara, atau terminal
bus. Tahukah kamu bahwa badan Abi terasa kaku untuk memelukmu? Abi hanya
tersenyum sambil memberi nasehat ini & itu, juga menyuruhmu untuk
berhati-hati… padahal Abi ingin sekali menangis seperti Umi, dan memelukmu
erat-erat. Yang Abi lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya,
dan menepuk pundakmu berkata “Jaga diri kamu baik-baik ya sayang”. Abi
melakukan itu semua agar kamu KUAT… kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk
membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan
kening adalah Abi. Abi pasti berusaha
keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang
lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru,
dan Abi tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Abi adalah “Tidak… tidak
bisa!” padahal dalam batin Abi, ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti
Abi belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa saat itu Abi merasa gagal membuat anaknya
tersenyum?
Saatnya kamu di-wisuda sebagai seorang sarjana. Abi adalah
orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Abi akan tersenyum
dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh
dewasa dan telah menjadi seseorang”.
Sampai saat seorang teman lelakimu datang kerumah dan
meminta izin pada Abi untuk mengambilmu darinya. Abi akan sangat berhati-hati
memberikan izin… karena Abi tahu… bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan
posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Abi melihatmu duduk di panggung pelaminan bersama
seorang lelaki yang dianggapnya pantas menggantikannya, Abi pun tersenyum
bahagia…..
Apakah kamu mengetahui, dihari yang bahagia itu Abi pergi
kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Abi menangis karena Abi sangat
berbahagia, kemudian Abi berdoa…. Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Abi berkata”
Ya Tuhan.. tugasku telah selesai dengan baik…. Putri kecilku yang lucu dan
kucintai telah menjadi wanita yang cantik… bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Abi hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama
cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk… dengan rambut yang telah dan
semakin memutih.. dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu
dari bahaya….. abi telah menyelesaikan tugasnya….
Abi, Ayah, Bapak, Papa atau Abah kita… adalah sosok yang
harus selalu terlihat kuat… bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu.. dan dia adalah
orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..
Sabtu, 06 Oktober 2012
Langganan:
Komentar (Atom)
